Minggu, 20 Oktober 2013

TETESAN AIRMATA - by : Tetesan Airmata



TETESAN AIRMATA
by : Tetesan Airmata

Ketika kata-kata tak lagi dapat di ungkap.
Ketika bibir tak lagi mampu mengucap.
Aku ada untukmu..
Hidup di matamu walaupun hanya sekejap.
Namun akulah kesetian itu
yang tak mengenal batas ruang dan waktu..

Aku...

Aku terlahir dari rahim suka-duka.
Dari sebuah rasa yang menggugah jiwa.
Dari serentetan catatan pinggir buah bibir.

Aku ada, dan aku nyata.
Akulah sepenggal kisah anak-anak manusia
Yang terluka maupun bahagia.

Ketika hati tak lagi bisa menyimpan rasa.
Ketika bibir tak lagi dapat bicara.
Atau bahkan ketika air susu berbalas air tuba..
Aku tetap ada untukmu..
Meski hanya sebagai lampiasan,
mencurahkan segala lara. Aku ada!

Aku sangat setia kepadamu,
sangat memahami akan situasimu.
Di terangmu, di gelapmu, di hidupmu hingga matimu.
Aku rasa yang paling peka.
Yang terlahir dari rahim suka-duka.
Dan adalah aku, tetes-tetes airmata...

*      *       *

18 Oktober 2013

Ilustrasi : Internet

Tidak ada komentar:

Posting Komentar