Minggu, 14 Oktober 2012

(tanpa judul) - by : Hilman Darmawan




Jurang-jurang granit
menggandeng lembah-lembah bisu
mengangkat bisikan sungai
yang terus berjumpalitan
gelisah terasah
namun berusaha untuk tetap tenang

Sebagai bahasa penghormatan terhadap ketermanguan
mancungnya gunung-gunung yang shahih menghadap langit sebagai kiblat
orientasi hirarki sebuah kewajiban
mengabaikan varian asumsi makhluk.-


0610'12.-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar