Sabtu, 13 Oktober 2012

(tanpa judul) - by: Hilman Darmawan




Kais kesepadanan welas
ditengah alun gegabah
perenang pada mata kaki jatuh
jala pun tidak asing
baru separuh
baru
kisah belum

Gerah ludahi basah mencuat poin
rebahi kusutnya menderita bathin
padahal nangkep signal dengan jala tadi
hangatnya kan berhari-hari
ga bakal lari
berirama bersama selamanya.


1909'12.-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar